Jumat, 11 Maret 2016

Cagar Alam Dolok Saut-Surungan

Cagar Alam Dolok Saut-Surungan terletak di Tapanuli Utara, Sumatera Utara, 39,00 ha, Keputusan Menteri Pertanian RI Nomor: 923/Kpts/Um/12/82, 27 Desember 1982.
Suaka Margasatwa Dolok Surungan sebelumya merupakan Kawasan Hutan Dolok Surungan dengan luas 10.800 Ha dan Kawasan Hutan Dolok Sihobun seluas 13.000 Ha, sebagaimana yang ditetapkan Surat Keputusan Zelfbestuur tanggal 25 Juni 1924 Nomor 50.
Dan baru pada tahun 1974, tepatnya tanggal 2 Februari 1974, berdasarkan Surat Menteri Pertanian No. 43/Kpts/Um/2/1974 ditetapkan kedua kawasan tersebut (Dolok Surungan dan Dolok Sihobun) menjadi kawasan Suaka Margasatwa Dolok Surungan dengan luas 23.800 Ha.
Flora kawasan ini terdiri dari dua tipe yaitu jenis tumbuh di ketinggian 1.000 – 2.173 meter diatas permukaan laut antara lain, Anturmangan(Casuarina sp), Mayang (Palaguium sp), Haundolok (Eugenia sp), Medang (Manglietia sp). Kawasan ini juga merupakan habitat satwa langka seperti : Rusa, Babi Hutan, Harimau Sumatera, Landak, Elang, Siamang dan lain-lain.
Kawasan Suaka Margasatwa Dolok Surungan, yang merupakan kawasan konservasi terluas ketiga setelah Taman Hutan Raya Bukit Barisan (51.600 Ha) dan Kawasan Suaka Margasatwa Barumun (40.330 Ha) ternyata memberikan manfaat yang tidak kalah pentingnya dengan kawasan-kawasan lainya, seperti :
Habitat penting bagi hidup dan berkembang biaknya satwa liar yang dilindungi terutama Tapir (Tapirus indicus) untuk dimanfaatkan bagi ilmu pengetahuan.
Tempat peninggalan-peninggalan sejarah seperti patung-patung (prasasti) dan gua-gua.
Juga sangat baik untuk mempelajari kehidupan sosial budaya penduduk yang berada disekitar kawasan. Apalagi hingga kini masih ada penduduk yang menganut kepercayaan tua Batak yang disebut Parmalin dan Parbaringan.



Mengingat potensialnya kawasan ini menyebabkan menjadi salah satu kawasan yang paling rawan mengalami gangguan. Itu sebabnya perlu perhatikan untuk tetap menjaga kelestariannya. Gangguan pada kawasan ini adalah perambah hutan yang mengerjakan lahan suaka untuk kepentingan individu misalnya untuk kelapa sawit. Prospek kelapa sawit dan karet sebagai barang komoditas sangat mendorong masyarakat melakukan kegiatan ilegal dengan merambah kawasan. Terbatasnya jumlah petugas dan sarana prasarana yang tidak memadai membuat pengamanan daerah ini menjadi rawan, terutama tata batas kawasan yang belum tuntas.
Prospek kawasan ini sebagai pengembangan suaka margasatwa sangat baik. Karena meskipun saat ini masih adanya perambahan namun secara keseluruhan kawasan ini masih baik. Dalam rangka menunjang kegiatan rehabilitasi satwa, kawasan ini dapat diusulkan sebagai Stasiun Rehabilitasi Satwa. Dengan adanya program ini peningkatan perhatian Pemerintah terhadap kawasan ini akan lebih besar, sehingga akan mendorong kesadaran konservasi masyarakat untuk tidak melakukan perusakan dan perambahan hutan.

Fasilitas dan Akomodasi Cagar Alam Dolok Saut-Surungan

Untuk fasilitas secara resmi masih belum tersedia di kawasan Cagar Alam Dolok Saut-Surungan, Namun jika anda membutuhkan angkutan atau rumah untuk menginap anda bisa menyewanya dari warga sekitar di kaki Cagar Alam Dolok Saut-Surungan.
Ada warung dan toko di sekitar rumah warga setempat yang menyediakan kebutuhan makanan dan minuman. Namun belum tersedia toko peralatan liburan atau barang yang mendukung untuk aktifitas liburan dan hiking.
Sebelum melakukan perjalanan wisata atau liburan ke cagar alam ini anda sebaiknya mempersiapkan perbekalan dan peralatan yang akan anda butuhkan selama masa persiapan wisata di rumah atau di kota besar yang bisa menyuplai kebutuhan anda. Agar anda bisa nyaman melakukan perjalanan liburan di Cagar Alam Dolok Saut-Surungan.

Akses Cagar Alam Dolok Saut-Surungan

Kawasan Suaka Margasatwa Dolok Surungan secara administratif pemerintahan terletak di 2 Kabupaten, yaitu Kapupaten Tapanuli Utara (Kecamatan Habinsaran) dan Kebupaten Asahan (Kecamatan Bandar Pulau). Ada dua route perjalanan untuk mencapai kawasan ini :
– Medan – Kisaran – Dolok Maraja – Salimpotpot sejauh lebih kurang 235 km dengan waktu tempuh lebih kurang 7 jam
– Medan – Prapat – Pasoburan – Janji lebih kurang 260 km dan dapat ditempuh sekitar 7 jam.

Peta Cagar Alam Dolok Saut-Surungan

Tips Wisata di Cagar Alam Dolok Saut-Surungan

1. Rencanakan perjalanan anda dan lebih baik bertanya kepada petugas atau warga sekitar
2. Persiapkan Fisik dan mental untuk lamanya perjalanan yang akan ditempuh
3. Pelajari setiap medan dan rute yang akan ditempuh agar tidak terjadi kesalahan
4. Pempersiapkan perlengkapan yang efektif dan berdaya guna besar
5. Mengatur manajeman logistik dan bahan makanan yang mencukupi
6. Memperoleh izin dan melapor pada pos wisata yang tersedia
7. Membawa baju hangat dan kupluk, karena pada saat malam suhu akan menurun
8. Tidak merusak alam dan menjaga lingkungan sebaik-baiknya

Informasi Lain Cagar Alam Dolok Saut-Surungan

Jika anda mempunyai informasi lain atau anda mempunyai pengalaman yang menarik tentang Cagar Alam Dolok Saut-Surungan. Silahkan jangan ragu untuk menambahkan pengalaman, pendapat, dan komentar anda pada kolom Review (jangan lupa klik bintang untuk rating Cagar Alam Dolok Saut-Surungan Sebelum anda mengirim komentar).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar